Home / Oleh-oleh / 17 Oleh-Oleh Khas Jogja Paling Diburu Wisatawan

17 Oleh-Oleh Khas Jogja Paling Diburu Wisatawan

khas

Yogyakarta — atau yang akrab disebut Jogja — bukan hanya destinasi wisata budaya dan sejarah, tapi juga surga bagi pencinta kuliner dan kerajinan khas daerah. Tak heran jika oleh-oleh Jogja selalu jadi incaran para wisatawan dari seluruh Indonesia bahkan mancanegara. Berikut rekomendasi 15 oleh-oleh khas Jogja yang wajib kamu tahu dan bawa pulang!

1. Bakpia Pathok – Ikon Oleh-Oleh Jogja

Tidak ada daftar oleh-oleh Jogja yang lengkap tanpa menyebut Bakpia Pathok. Kue kecil berbentuk bulat pipih ini awalnya berisi kacang hijau, namun sekarang punya banyak varian rasa seperti cokelat, keju, hingga durian.

Bakpia mudah dibawa, tidak terlalu berat, dan bisa jadi camilan seru untuk keluarga. Karena itulah, bakpia selalu menjadi pilihan utama para wisatawan.

2. Gudeg Kaleng – Rasa Autentik Jogja di Rumah

Gudeg adalah hidangan tradisional Yogyakarta berupa nangka muda yang dimasak lama dengan santan dan rempah. Untuk dijadikan oleh-oleh, gudeg kini tersedia dalam bentuk kaleng atau kemasan vakum, sehingga bisa bertahan lama tanpa cepat basi — solusi praktis untuk perjalanan jauh.

3. Yangko – Mochi ala Jogja yang Legit

Yangko adalah camilan tradisional Jogja yang mirip dengan mochi tapi teksturnya lebih padat. Terbuat dari tepung ketan dan sering diisi kacang tanah, wijen, stroberi, atau cokelat. Warnanya ceria dan rasanya manis pas, cocok jadi hadiah untuk semua umur.

4. Geplak – Camilan Tradisional dari Bantul

Geplak adalah jajanan klasik Jogja dari grated kelapa dan gula dengan warna-warna cerah. Rasanya manis dan bersemangat—mirip semangat Jogja! Ini salah satu snack tradisional yang sering dibawa pulang wisatawan karena mudah dibagi-bagikan ke teman dan keluarga.

5. Wedang Uwuh – Minuman Rempah Jogja

Wedang uwuh berarti “minuman sampah” — namanya lucu karena penampilan ramuan rempah-rempahnya seperti serpihan daun dan batang. Rasanya manis, hangat, dan cocok dinikmati di malam hari. Sachet atau kemasan keringnya mudah sekali dibawa pulang sebagai oleh-oleh minuman khas Jogja.

Baca juga: 26 toko bakpia di jogja yang wajib dikunjungi untuk oleh-oleh

6. Merapi Coffee – Kopi Gunung Berapi

Bagi pencinta kopi, Merapi Coffee wajib dibawa sebagai oleh-oleh. Kopi dari lereng Gunung Merapi punya aroma khas dan rasa yang kuat berkat tanah vulkanik yang subur. Biasanya dijual dalam bentuk biji atau bubuk siap seduh.

7. Batik Yogyakarta – Warisan Budaya dalam Kain

Batik Jogja dikenal dengan motif klasiknya seperti parang, kawung, dan truntum. Tidak hanya berupa kain, motif batik juga sering diaplikasikan pada tas, syal, sandal, atau aksesori kecil yang cocok dibawa pulang sebagai souvenir.

8. Kotagede Silver – Perhiasan & Kerajinan Logam

Kotagede adalah kampung perak legendaris di Jogja. Banyak turis membeli perhiasan perak handmade seperti gelang, cincin, dan kalung sebagai oleh-oleh unik yang tak mudah ditemukan di kota lain.

9. Kerajinan Anyaman & Rattan – Souvenir Elegan

Kerajinan tangan dari rattan atau bambu menjadi salah satu favorit wisatawan yang ingin memberi oleh-oleh estetis sekaligus ramah lingkungan. Misalnya tas, keranjang, hiasan dinding, dan tempat lilin yang dibuat oleh pengrajin lokal.

10. Pottery & Keramik Kasongan – Seni Fungsional

Desa Kasongan di Bantul Jogja terkenal dengan gerabah dan keramiknya. Produk-produknya mencakup vas bunga, piring, mug, dan ornamen rumah dengan desain unik khas Jawa — cocok sebagai hadiah istimewa.

11. Leather Goods Manding – Kulit Kualitas Tinggi

Manding di Bantul adalah pusat produksi barang kulit Jogja: tas, dompet, sabuk, sepatu, dan lain-lain. Produk kulit ini sering jadi buruan wisatawan karena kualitasnya yang bagus dan harga yang lebih bersahabat dibanding di kota besar.

12. Walang Goreng – Oleh-Oleh Unik Khas Gunungkidul

Walang goreng atau belalang goreng merupakan oleh-oleh khas Gunungkidul yang terkenal unik dan berbeda dari camilan pada umumnya. Belalang diproses dengan cara digoreng kering sehingga menghasilkan tekstur renyah dan rasa gurih. Karena dikemas dalam kondisi kering, walang goreng relatif tahan lama dan aman dibawa sebagai oleh-oleh perjalanan jauh. Keunikannya menjadikan camilan ini sering diburu wisatawan yang ingin membawa pulang oleh-oleh khas Jogja yang tidak biasa.

13. Keripik Belut – Camilan Gurih Khas Godean

Keripik belut menjadi salah satu camilan kering khas Godean Sleman yang cukup populer. Terbuat dari belut segar yang diolah dan digoreng hingga renyah, camilan ini memiliki cita rasa gurih dan tekstur kriuk. Keripik belut banyak dijual di sentra oleh-oleh dengan kemasan modern, sehingga cocok dijadikan buah tangan karena tahan lama dan praktis dibawa.

14. Keripik Salak Pondoh – Oleh-Oleh Khas Sleman

Keripik salak pondoh berasal dari Sleman, daerah yang terkenal sebagai penghasil salak berkualitas. Diolah dengan teknik pengeringan khusus, keripik ini tetap mempertahankan rasa manis-asam khas salak. Selain tahan lama, keripik salak juga menawarkan sensasi rasa yang unik dan berbeda dari camilan lainnya, sehingga menjadi pilihan oleh-oleh favorit wisatawan.

15. Wayang Kulit & Seni Tradisional

Wayang kulit bukan sekadar souvenir, tapi juga warisan budaya Jawa. Miniatur atau figure wayang kulit jadi oleh-oleh yang kaya makna budaya, cocok untuk pecinta seni atau dekorasi rumah.

16. Chocolate Monggo & Tugu Chocolate – Camilan Premium Jogja

Jogja punya pilihan cokelat premium seperti Chocolate Monggo dan Tugu Chocolate yang punya rasa lokal unik (misalnya cokelat rasa kopi atau pedas) serta kemasan yang instagrammable.

17. Surjan & Lurik – Busana Tradisional Khas Jogja

Bagi yang ingin membawa pulang pakaian khas, Surjan (baju tradisional Jawa) atau kain lurik dengan pola klasik adalah pilihan yang menarik. Keduanya tak hanya cantik dipakai, tapi juga punya nilai budaya tinggi.

khas

Tips Membeli Oleh-Oleh di Jogja

Pasar Tradisional & Malioboro – Salah satu tempat terbaik untuk mencari oleh-oleh murah dan lengkap adalah Pasar Beringharjo serta sepanjang Malioboro Street.

Bawa uang tunai – Banyak toko tradisional menerima cash lebih nyaman daripada kartu.

Cek label & kemasan – Untuk makanan oleh-oleh seperti gudeg atau camilan, pastikan tanggal kadaluarsa dan kemasan rapat agar aman dibawa pulang.

Cari yang tahan lama – Produk seperti bakpia kering, cokelat, kopi, atau kerajinan batik dan perak adalah pilihan aman yang tak mudah rusak selama perjalanan panjang.

Kesimpulan

Oleh-oleh Jogja itu bukan sekadar barang — mereka membawa cerita budaya, rasa khas lokal, dan kenangan dari perjalananmu. Dari bakpia klasik sampai kerajinan tangan berkualitas, semuanya punya daya tarik yang membuat Jogja begitu istimewa di hati wisatawan. 😉

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page